Wednesday, March 27, 2019
Home > Uncategorized > Kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga Pada 1000 Hari Pertama

Kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga Pada 1000 Hari Pertama

Kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 PHK) di Kabupaten Hulu Sungai Utara

 

Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara bekerjasama dengan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga Pada 1000 Hari Pertama  Kehidupan (1000 HPK).

Masa 1000  hari pertama kehidupan (HPK) merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Pada masa inilah proses tumbuh kembang seorang anak dimulai. Orang tua memiliki peran penting untuk memberikan perawatan dan pengasuhan yang berkualitas sesuai dengan tahap perkembangan anak.

1000 hari pertama kehidupan dihitung sejak pembuahan sampai usia sekitar 2 bulan merupakan masa kritis yang dapat meminimalisir akibat stunting. Orang tua merupakan ujung tombak pengasuhan anak, yang diharapkan mampu mengejar untuk memperkecil akibat.

Masalah stunting sudah menjadi masalah serius di Indonesia. Stunting menjadi program utama pemerintah yang diinisiasi oleh Bappenas dan didukung kementerian lain, salah satunya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pendidikan Keluarga dan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini dan Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan perpanjangan tangannya di daerah.

Keluarga merupakan unit utama dalam menentukan masa depan anak. Keluarga juga yang memiliki peran besar dalam menurunkan angka stunting di Indonesia. ”Kalau pemimpin keluarga tidak diedukasi, sama juga bohong. Saya yakin, pendidikan keluarga bisa mendukung penuh program stunting sesuai instruksi presiden ini,”

Ki Hajar Dewantara (1889 – 1959), menyatakan anak sebagai kodrat alam yang memiliki pembawaan masing-masing serta kemerdekaan untuk berbuat serta mengatur dirinya sendiri. Akan tetapi kemerdekaan itu juga sangat relatif karena dibatasi oleh hak-hak yang patut dimiliki oleh orang lain. Pengajaran harus memberi pengetahuan yang berfaedah lahir dan batin, serta dapat memerdekakan diri. Anak sebagai individu yang memiliki potensi untuk berkembang, sehingga pemberian kesempatan yang luas bagi anak untuk mencari dan menemukan pengetahuan, secara tidak langsung akan memberikan  peluang agar potensi yang dimiliki anak dapat berkembang secara optimal.

Dalam Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002, Setiap anak berhak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Untuk tahap ini, Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan di Kabupaten Hulu Sungai Utara diharapkan nantinya bisa menginformasikan dan sosialisasi kepada masyarakat Hulu Sungai Utara tentang pentinnya 1000 Hari Pertama Kehidupan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.